Space Iklan

×

Cari Sepatu ?

Di Annah Collection ...Aja..

Belanja Online Asik..
E M O R Y Anarra. Series 77EMO772
sepatu adidas dan nike ori by annah collection
Harga Rp320.000;

Galleri AC

Begitulah barisan kubu BoSan (asa) MENIKMATI, TAPI TIDAK MENGHARGAI KINERJA JOKOWI..

Begitulah barisan kubu BoSan (asa)

MENIKMATI, TAPI TIDAK MENGHARGAI KINERJA JOKOWI..


Waktu itu kami sama-sama tunggu koper di Soeta Airport. Sama-sama terbang dari Labuan Bajo. Saat lagi tunggu koper, lelaki sEparuh baya itu terus nyerocos tentang apa yang disebutnya sebagai "kegagalan Presiden Jokowi". Karena terlalu panjang dia nyerocos, saya potong ; "Bapak hanya jalan ke Labuan Bajo atau ada bisnis?" tanya saya.


Dia jawab, "Saya baru beli tanah di Labuan Bajo, mas. Sudah sering ke Labuan Bajo. Enak sekarang, ada penerbangan langsung dari Jakarta," katanya.

"Kenapa beli tanah di Labuan Bajo?" tanya saya.


"Prospek, mas. Labuan Bajo itu bakal jadi the next Bali. Saya pertama ke Labuan Bajo ya waktu Sail Komodo itu. Pembangunan infrastruktur belum apa-apa waktu itu. Belum ada penerbangan langsung seperti sekarang ini. Sekarang sudah jauh lebih maju. Ya, sejak Labuan Bajo itu ditetapkan sebagai salah satu dari 10 destinasi wisata yang jadi prioritas pembangunan," katanya.


"Bapak ada rencana bangun hotel di tanah yang dibeli itu?"

"Iya. Begitu rencananya. Saya lihat Hotel Ayana sudah hampir selesai. Saya tertarik untuk mengembangkan bisnis saya di sana," katanya.

"Karena itu bapak sering bolak balik Jakarta - Labuan Bajo."

"O, iya."

"Tapi, apakah bapak tahu gencarnya pembangunan infrastruktur di Labuan Bajo itu sejak pemerintahan Jokowi?" tanya saya. Dia diam.

"Apakah bapak tahu, besarnya perhatian pemerintahan pusat ke Labuan Bajo itu sejak pemerintahan Jokowi?" tanya saya lagi. Dia masih diam.

"Apakah bapak tahu bahwa Presiden Jokowi yang menetapkan Labuan Bajo sebagai salah satu prioritas pembangunan destinasi wisata itu dari 10 destinasi wisata di Indonesia, bahkan Labuan Bajo itu jadi prioritas utama?" Lagi-lagi saya tanya. Dia diam.

"Apakah bapak tahu penetapan Labuan Bajo sebagai otoritas pariwisata tersendiri oleh presiden Jokowi? Dan apakah bapak tahu bahwa harapan dan prospek Labuan yang bapak sebut tadi itu diciptakan oleh presiden Jokowi? Juga, apakah bapak tahu, gara-gara itu bapak bolak-balik Jakarta - Labuan Bajo?" saya cecar dengan pertanyaan-pertanyaan itu. Dia tidak jawab. Diam seribu bahasa.

Dalam hati saya ingin maki orang ini dan mau mengatakan betapa gobloknya. Kenapa begitu? Ya, faktanya dia sedang menikmati hasil apa yang sedang dikerjakan Presiden Jokowi yang memberikan dia harapan dan prospek, tapi nyerocos omong kegagalan Presiden Jokowi. Manusia macam apa ini?!

Begitu muncul koper saya, langsung saja saya angkat, dan jalan. Saya rasa tidak perlu berbasa basi dengan manusia yang tidak tahu menghargai karya orang lain, sementara menikmati karya orang lain itu.

Salam...
annah-collection.com

Komentar