Space Iklan

×

Cari Sepatu ?

Di Annah Collection ...Aja..

Belanja Online Asik..
E M O R Y Anarra. Series 77EMO772
sepatu adidas dan nike ori by annah collection
Harga Rp320.000;

Galleri AC

Bagaimana Allah Maha Mengetahui segala-galanya?

Bagaimana Allah Maha Mengetahui?
Bagaimana Allah Maha Mengetahui segala-galanya?
Allah SWT bersifat Al’Alim iaitu Yang Maha Mengetahui (Memiliki Ilmu). Bermaksud; pengetahuan Allah amat nyata dan terang meliputi tiap-tiap sesuatu sama ada yang Maujud (ada) atau yang Ma'adum (tiada). Hakikatnya ialah satu sifat yang tetap ada (thabit) qadim lagi azali berdiri pada zat Allah Ta'ala.

Firman Allah SWT di dalam Al-Quran:
Allah mengetahui sedangkan manusia tidak mengetahui tentang apa yang sesungguhnya baik atau buruk bagi manusia (Qs Al-Baqarah, 2:216). Pengetahuan semua makhluk bersumber dari pengetahuan-Nya, “Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya” (Qs Al-Baqarah; 2:255).

Allah Ta'ala Maha Mengetahui akan segala sesuatu sama ada perkara itu yang tersembunyi atau rahsia dan yang terang dan nyata. Allah mengetahui isihati, fikiran dan perasaan yang tidak terzahir oleh tindakan atau tersembunyi di dalam hati kita (Qs Al-An’aam, 6:3 & Qs An-Nahl, 16:19). Allah Maha Mengetahui yang ghaib dan yang nyata,Yang Maha Agung lagi Maha Tinggi. Sama saja bagi Allah siapa di antara kamu yang merahsiakan ucapannya dan siapa yang berterus terang dengan ucapan itu, dan siapa yang bersembunyi di malam hari dan yang berjalan di siang hari (Qs Ar- Ra'd, 13:9-10).

Pengetahuan-Nya meliputi apa yang di langit dan di bumi (Qs Al-Hajj, 22:70). Ilmu Allah amat luas dan meliputi segala-galanya mahu pun yang kecil dan yang besar,, yang pertama dan yang terakhir (Qs Luqman, 31:27). Bahkan, Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati, jangankan rahsia, yang “lebih tersembunyi dari rahsia”, yakni hal-hal yang telah dilupakan oleh manusia dan yang berada di bawah sedarnyapun diketahui oleh Allah SWT (Qs Al-Mu’min, 40:19).

Apapun yang terjadi, telah diketahui-Nya sebelum terjadi, “Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Luh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.” (Qs. Al-Hadid; 57:22).

Allah mengajar manusia dengan kalam tentang apa yang tidak diketahuinya (Qs Al-‘Alaq, 96:4-5).

Alam semesta adalah wujud “pengetahuan abadi".

Kesempurnaan dalam system dan dan kejadian alam semesta adalah pembuktian pengetahuan Yang Maha Agung dan Maha Sempurna. Dia yang telah menciptakan seluruh alam semesta dalam kesempurnaan dan sudah pasti adalah pemilik "abadi" yang memiliki pengetahuan yang mengelilingi setiap zarah dan jisim di alam ini. Jika tidak, tanpa "pengetahuan abadi dan sempurna" amatlah mustahil dapat menjadikan sesuatu dengan lengkap dan sempurna dengan peraturan yang sedemikian hebat.

Allah mengetahui segala sesuatu dengan "pengetahuan-Nya yang kekal". Dengan pra-pengetahuanNya yang kekal, Allah mengetahui segala sesuatu kejadian dan setiap tindakan sebelum kewujudan dan kejadian itu terjadi . Allah memiliki pengetahuan pra-abadi tentang keputusan yang mana yang terhubung dengan alasan yang mana, dan akan menguji manusia atas apa akibat apa yang akan mereka dapatkan. Kesimpulannya, Dia Maha Mengetahui hal-hal dan tindakan dengan pra-pengetahuanNya yang kekal dan menunjukkan dzat yang mengetahui segala sesuatu, ilmunya meliputi yg nampak dan tidak nampak, samar dan jelas dan meliputi segala hal yang diperbuat seluruh makhluknya.

Komentar