MENDENGAR SUARA AZAN BERKUMANDANG SAAT BERPIDATO, PRESIDEN JOKOWI HENTIKAN SEJENAK...
MENDENGAR SUARA AZAN BERKUMANDANG SAAT BERPIDATO,
PRESIDEN JOKOWI HENTIKAN SEJENAK...
Disaat Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pidato di International Council of Women (ICW) ke-35, sejenak menghentikan pidatonya karena mendengar suara adzan. Baru dilanjutkan setelah adzan selesan, dan kemudian bergegas berangkat sholat.
Begitulah sosok presiden sholeh ini yang selalu berusaha menyegerakan sholat dan rajin puasa Senin Kamis. Karenanya sungguhlah keterlaluan sekali bila Jokowi terus menerus dituduh tak ramah Islam hanya karena urusan politik identitas yang menyesatkan.

Acara yang dihadiri oleh 2050 perempuan ini diselenggarakan di Hotel Grand Inna Malioboro, Yogyakarta dari tanggal 14 September hingga 20 September 2018. Jokowi menunjukkan potret-potret perempuan Indonesia yang menjalani berbagai macam tugas, terutama sebagai seorang ibu dan sebagai perempuan.
“Mereka itulah yang saya maksud sebagai Ibu Bangsa. Yang mendidik anak-anak kita sebagai penerus masa depan bangsa, yang memperbaiki mentalitas bangsa ini, yang menjaga moral keluarga dan masyarakat, yang menjaga alam untuk anak cucunya, yang menggerakkan ekonomi keluarga dan masyarakat. Mereka adalah ibu bangsa,” ungkap Jokowi.
Jokowi menegaskan bahwa perempuan memiliki peran yang besar bagi negara. Ia memberikan contoh tentang pencapaian terbaik Indonesia pada ajang Asian Games 2018 lalu dimana atlet perempuan Indonesia menyumbang 12 medali emas.
Presiden juga menunjukkan tokoh-tokoh penting perempuan yang turut berjuang untuk kemerdekaan Indonesia, mulai dari Laksamana Malahayati, Dewi Sartika, R. A. Kartini, hingga Christina Martha Tiahahu.
Kemudian Jokowi menyebutkan perempuan-perempuan inspiratif lainnya seperti Butet Manurung, pejuang pendidikan di daerah terpencil, Sinta Nuriyah Wahid, pejuang toleransi, serta Rini Sugianto, seorang animator film internasional.
Jokowi juga mengungkapkan kiprah lain perempuan Indonesia, salah satunya fakta bahwa Indonesia baru saja memberangkatkan 24 anggota TNI perempuan ke Lebanon yang masuk dalam pasukan perdamaian PBB, serta menyebutkan 8 menteri perempuan yang berada dalam kabinet kerjanya.
“Saya menyampaikan, jadilah Ibu Bangsa wahai perempuan Indonesia. Ini adalah sebuah tanggung jawab besar untuk perempuan menjadi Ibu Bangsa,” tutup Presiden Jokowi sekaligus menyatakan secara resmi membuka acara Temu Nasional Organisasi Perempuan Indonesia dan membuka General Assembly International Council of Women ke-35.
International Council of Women merupakan konferensi perempuan yang mempertemukan delegasi dari 18 negara anggota ICW, organisasi perempuan dunia yang berada di bawah naungan Badan PBB. ICW bekerja lintas negara untuk mencapai tujuan yang sama, yaitu mengadvokasi hak-hak asasi manusia, khususnya perempuan. Tahun ini merupakan pertemuan ke-35.
"Salam perempuan NKRI gemilang"
Tonton Videonya....
Klik link ini.. ...Lihat Video Pidato Presiden Jokowi Terhenti
PRESIDEN JOKOWI HENTIKAN SEJENAK...
Disaat Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pidato di International Council of Women (ICW) ke-35, sejenak menghentikan pidatonya karena mendengar suara adzan. Baru dilanjutkan setelah adzan selesan, dan kemudian bergegas berangkat sholat.
Begitulah sosok presiden sholeh ini yang selalu berusaha menyegerakan sholat dan rajin puasa Senin Kamis. Karenanya sungguhlah keterlaluan sekali bila Jokowi terus menerus dituduh tak ramah Islam hanya karena urusan politik identitas yang menyesatkan.

Acara yang dihadiri oleh 2050 perempuan ini diselenggarakan di Hotel Grand Inna Malioboro, Yogyakarta dari tanggal 14 September hingga 20 September 2018. Jokowi menunjukkan potret-potret perempuan Indonesia yang menjalani berbagai macam tugas, terutama sebagai seorang ibu dan sebagai perempuan.
“Mereka itulah yang saya maksud sebagai Ibu Bangsa. Yang mendidik anak-anak kita sebagai penerus masa depan bangsa, yang memperbaiki mentalitas bangsa ini, yang menjaga moral keluarga dan masyarakat, yang menjaga alam untuk anak cucunya, yang menggerakkan ekonomi keluarga dan masyarakat. Mereka adalah ibu bangsa,” ungkap Jokowi.
Jokowi menegaskan bahwa perempuan memiliki peran yang besar bagi negara. Ia memberikan contoh tentang pencapaian terbaik Indonesia pada ajang Asian Games 2018 lalu dimana atlet perempuan Indonesia menyumbang 12 medali emas.
Presiden juga menunjukkan tokoh-tokoh penting perempuan yang turut berjuang untuk kemerdekaan Indonesia, mulai dari Laksamana Malahayati, Dewi Sartika, R. A. Kartini, hingga Christina Martha Tiahahu.
Kemudian Jokowi menyebutkan perempuan-perempuan inspiratif lainnya seperti Butet Manurung, pejuang pendidikan di daerah terpencil, Sinta Nuriyah Wahid, pejuang toleransi, serta Rini Sugianto, seorang animator film internasional.
Jokowi juga mengungkapkan kiprah lain perempuan Indonesia, salah satunya fakta bahwa Indonesia baru saja memberangkatkan 24 anggota TNI perempuan ke Lebanon yang masuk dalam pasukan perdamaian PBB, serta menyebutkan 8 menteri perempuan yang berada dalam kabinet kerjanya.
“Saya menyampaikan, jadilah Ibu Bangsa wahai perempuan Indonesia. Ini adalah sebuah tanggung jawab besar untuk perempuan menjadi Ibu Bangsa,” tutup Presiden Jokowi sekaligus menyatakan secara resmi membuka acara Temu Nasional Organisasi Perempuan Indonesia dan membuka General Assembly International Council of Women ke-35.
International Council of Women merupakan konferensi perempuan yang mempertemukan delegasi dari 18 negara anggota ICW, organisasi perempuan dunia yang berada di bawah naungan Badan PBB. ICW bekerja lintas negara untuk mencapai tujuan yang sama, yaitu mengadvokasi hak-hak asasi manusia, khususnya perempuan. Tahun ini merupakan pertemuan ke-35.
"Salam perempuan NKRI gemilang"
Tonton Videonya....
Klik link ini.. ...Lihat Video Pidato Presiden Jokowi Terhenti


Komentar
Posting Komentar